Gowa, anteronews – Untuk menekan Peredaran Minuman Keras, Kapolsek Parangloe terus meningkatkan Cipkon Operasi Cipta Kondisi guna meningkat Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Hal ini ditunjukkan oleh Kapolsek Parangloe Iptu Kasmawati S.Sos bersama anggotanya saat mengamankan miras Jenis Ballo di Dusun Bontojai Desa Borisallo Kecamatan Parangloe Kab.Gowa pada senin sore (24/02/2020) pukul 17.00 wita.

Pemilik Miras (Ballo) yang diamankan ini adalah Lel.Jumadi (50) beralamat di Dusun Bontojai Desa Borisallo Kecamatan Parangloe Kab.Gowa.

Lelaki Jumadi ini sudah pernah diamankan bersama ballonya saat dipolsek Parangloe kemudian diberikan pembinaan agar tidak menjual Ballo lagi,
Namun yang bersangkutan (jumadi) ini tidak mengindahkan dan kembali menjual miras di rumahnya.

Setelah ditemukan kembali Miras jenis Ballo dirumah yang diamankan oleh Kapolsek Parangloe sebanyak 7 karung Plastik dengan berisi Miras jenis Ballo
Diperkirakan lebih 1000 liter langsung diamankan.

Kapolsek Parangloe mengatakan penyisiran para pedagang Miras Ballo ini untuk membersihkan Miras (Ballo) di wilayah Kecamatan Pangloe adalah tindak lanjut Perintah Bapak Kapolres Gowa Akbp Boy FS Samola SIK,MH ditempat yang dianggap rawan peredaran Minuman Keras (Miras),” Terang Iptu Kasmawati.

Lanjutnya ia katakan, Barang bukti baskom yang digunakan menyimpan Miras (ballo) beserta Miras (Ballo) bersama pemiliknya Lel. Jumadi diamankan di Polsek Parangloe untuk dilakukan proses sesuai hukum yang berlaku, tegas orang nomor satu dijajaran Polsek Parangloe ini.

Perwira Yang menyandang dua balok dipundaknya ini menegaskan ” kami terus melakukan Penyisiran kepada pedagang Miras sambil memberikan efek jera dengan proses hukum dan saya ingatkan warga jangan mencoba-coba menjual maupun memproduksi Miras (Ballo) lagi kalau tidak mau berurusan dengan hukum sebaiknya cari pekerjaan yang halal tidak melanggar hukum,” tegasnya.

( H