Ada apa Dengan Sekolah SLB Taruna Bunga Bangsa Paccerakkang ?

  • Bagikan

Makassar,anteronews.id  Selasa 24/3/20, kami dan beberapa rekan media mengunjungi SLB Taruna Bunga Bangsa yang terletak di Paccerakkang Mangga Tiga Blok C/13 Makassar untuk mencocokkan data hasil rangkuman data dari salah seorang awak media yang sebelumnya telah melalukan wawancara dengan pihak sekolah SLB Taruna Bunga Bangsa.

Dalam penjelasan tersebut dikatakan bahwa Ketua Yayasan SLB Taruna Bangsa Bangsa HJ B Nurmiati. Spd., Mpd,. telah melanggar kode etik yang mengangkat dan mengesahkan salah seorang Kepala Sekolah SLB di Kota Makassar.

Dikatakan pula Kepala Sekolah SLB Taruna Bunga Bangsa H Anwar Masiming S,pd., MM., juga mengajar di salah satu sekolah SLB yang ada di Makassar, dan biarkan di SLB Taruna Bunga Bangsa sebagai Kepala Sekolah.

Ketua Yayasan tidak pernah menegur Kepsek tersebut, bahkan istri dari Kepsek SLB Taruna Bunga Bangsa Hj Nurmiati S,pd, M,pd, adalah yang orang yang patut dipertanyakan selaku Ketua Yayasan dan suaminya sebagai Kepala Sekolah di sekolah tersebut.

Secara logika suami sebagai Kepala Sekolah dan istri sebagai ketua yayasan di satu sekolah yang sama bahkan anaknya juga ikut mengajar di salah satu Sekolah SLB di Makassar, bagaimana mungkin keduanya Kepala Sekolah dan anaknya membagi waktu untuk mengajar siswa dengan waktu yang bersamaan antara Sekolah SLB Taruna Bunga Bangsa dan SLB di Makassar tempat keduanya menjadi tenaga pengajar.

Bukan cuma mengenai Kepsek dan istrinya yang ketua yayasan, namun mereka juga merekayasa data depodik, menurut Kepsek jumlah siswa siswinya sebanyak 18 orang, namun saat kami mengorek keterangan langsung warga yang bermukim di sekitar lokasi sekolah SLB tersebut mereka menjawab “paling banyak sekali itu pak kisaran 8 sampai 10 orang.

Saat kami menanyakan jam masuk Kepsek warga di sana menjawab “iye..kalau masuk mengajar sekitar jam 08:00 terus pulangnya jam 11:00,” jawab warga setempat.

Dapat disinyalir dengan adanya keterangan warga setempatt bahwa Istri selaku Ketua Yayasan dan suami sebagai Kepala Sekolah di SLB Taruna Bunga Bangsa juga telah melakukan tindak pidana korupsi dana BOS dan bantuan-bantuan dana lainnya yang disalurkan pemerintah.

Kami mengatakan demikian karena Kepsek dan istrinya tidak pernah mengadakan pertemuan atau rapat dengan otangtua murid saat penerimaan batuan dana dari pihak pemerintah terkait, mereka berdua disibukkan membagi waktu untuk mengajar di salah satu sekolah SLB di Makassar.

Saat awak media mencoba menghubungi melalui via telepon mereka tidak memberi keterangan, terkait temuan rekan media, berulang-ulang kami mencoba menghubungi namun seluler non aktif, saat selulernya aktif barulah kami mendapat jawaban dan beliau berkata “dimana kita bisa ketemuan pak, terkait temuan data teman mediata pak,” kamipun hanya menyerahkan pada Kepsek mengatur jadwal pertemuan.

penulis  : Firman/Karca

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.