Makasaar, anteronews – Wartawan, Sya’ban Sartono Leky (26) korban pengancaman yang dilakukan di areal Toko Bintang Makassar pada 25/04/2020 lalu saat meliput penertiban yang dilakukan Satpol-PP Kota Makassar telah menyerahkan bukti berupa Video kejadian dan beberapa bukti lainnya ke penyidik.

Sya’ban yang datang bersama Peri Herianto, S.H. salah satu kuasa hukum korban dari Law Firm DR. Muhammad Nur, S.H., M.H. & Associates.

“Video yang di serahkan ke Bripda Petra Disem P, S.Hut. Penyidik Polrestabes Makassar tersebut adalah video yang berkaitan dengan kejadian sebagai salah satu alat bukti yang dapat menguatkan laporan serta proses hukum”, Tutur Peri Herianto, S.H.

Peri Herianto yang juga adalah Mantan Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya menyayangkan tindakan oknum yang diduga mengancam dan mencederai kerja jurnalistik yang merupakan pilar demokrasi,

“Oknum Toko Bintang seharusnya tidak mengancam dan menghalang halangi wartawan yang menjalankan profesinya karena peristiwa tersebut mencederai profesi wartawan, seharusnya mereka paham kerja kerja wartawan dalam menjalankan tugasnya, dimana wartawan dilindungi oleh undang-undang (UU)  No. 40 Tahun 1999 tentang Pers”, Tegas Peri Herianto, S.H.

Peri juga mensupport kinerja penyidik dan meminta Kepolisian Resortabes Makassar agar bisa menangani kasus ini dengan tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,

Kasus perkara yang menjerat terlapor sesuai pasal 18 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang jurnalis dan pasal 336 KUH Pidana dapat terproses secepatnya, tutup Peri Herianto, S.H.