Makassar – Proni Cinta Alam Makassar kembali melakukan aksi kemanusiaan untuk yang kesekian kalinya.

Setelah melalukan penggalangan dana dalam beberapa hari dan membuka posko bantuan di sekretariat mereka, kemudian mengumpulkan hasil sumbangan dan donatur dari berbagai pihak.

Sabtu 25/7/2020 mereka berangkat ke Masamba dengan menggerakkan 3 (tiga) unit roda empat yang akan mengantarkan mereka langsung ke titik terjadinya bencana dan di sana pula mereka akan menyalurkan bantuan langsung kepada korban banjir bandang dan longsor di Masamba Luwu Utara.

Emil Salim SE, ketua umum Proni Cinta Alam Makassar dan juga karyawan di salah satu bank swasta di Makassar saat dikonfirmasi tentang aksi kemanusiaan ini mengatakan, ini sudah menjadi tanggung jawab kami, jadi kami melakukan ini sebagai upaya untuk mengurangi beban dan penderitaan hidup para korban, sekaligus berpesan kepada anggota muda agar tetap menjaga nama baik Proni selama dalam menjalankan pendistribusian bantuan.

“Ini sudah merupakan tanggung jawab kami juga sebagai upaya untuk mengurangi beban dan penderitaan bagi saudara – saudara kita para korban di Masamba, dan kepada adik – adik angkatan muda yang akan menyalurkan bantuan untuk tetap bisa menjaga nama baik Proni dalam menjalankan giat yang dilakukan ini,” ucap Emil.

Hal lain juga disampaikan Umar Data. SE, MM. yang merupakan pembina di Proni Cinta Alam dan juga sebagai dosen di STIEM Bongayya yang juga Ketua Kosmis ( Korps Migran Sulawesi)) di Korea sebelum melepas rombongan memyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang sudah ikhlas ikut memberikan bantuannya, baik yang berupa dana, air mineral dan kebutuhan mendasar lainnya untuk di salurkan di Masamba.

” Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah turut memberikan atensinya pada giat kami ini, utamanya pada masyarakat setempat yang berada disekitar sekretariat kami, semoga apa yang sudah diberikan akan mendapat ganjaran dari Allah SWT dan bernilai ibadah bagi kita semua,” tutur Umar.

Rencananya Proni Cinta Alam akan kembali ke Makassar paling lambat 29/7/2020, dan mereka bukan hanya sekedar menyalurkan bantuan distribusi namun mereka juga siap menjadi relawan di Masamba.

Laporan : Hendra (Pheto)