Maros, anteronews –Masyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP Kabupaten Maros sukses melaksanakan kegiatan penyusunan RPP berbasis android, Senin (7/9/2020), bertempat di aula SMPN 2 Maros.

Organisasi di bawah kepemimpinan Muhammad Salman, S.Pd.i. M.Pdi, kembali melaksanakan penyusunan kisi-kisi Ujian Sekolah (US) dan penyusunan soal HOTS.

HOTS merupakan soal yang menuntut tidak sekedar mengingat saja melainkan juga memaksa siswa untuk mengolah kembali, atau “bahasa kerennya saat ini, ya menalar”.

Kegiatan ini dihadiri Laode Ahnad, S.Pd.i. M.Pd.i (Pengawas), Drs.H.Nasaruddin (Kasi Pais), H.Muh.Tonang, S.Ag. M.Ag (Kankemenag), Drs.H.Alimuddin, M.Ag (Pengawas), Muhammad Salman, S.Pd.i. M.Pdi. (Ketua MGMP) dan H.Sudirman Saka, S.Ag ( Guru PAI SMP Negeri 2 Maros). Dalam kegiatan ini setiap peserta diwajibkan membawa laptop dan smartphone sebagai bagian guru yang melek teknologi.

Kankemenag, H.Muh.Tonang, S.Ag. M.Ag, dalam sambutannya memuji kegiatan yang berlokasi di Aula SMPN 2 Maros tersebut. Menurutnya langkah MGMP PAI SMP Maros, patut dicontoh oleh Kabupaten lain. “MGMP PAI SMP Kabupaten Maros, selalu menjadi motor penggerak dalam inovasi pembelajaran, Komponen Berbasis Android di SMPN Negeri 2 Maros,” terang H.Muh.Tonang, S.Ag. M.Ag.

Pengakuan akselerasi akan kemampuan guru PAI ini, juga disampaikan oleh Ketua MKKS Maros, Andi Patiroi, S.Pd.” Kami dari MKKS merasa iri dengan MGMP PAI SMP Kabupaten Maros, yang selalu up to date dibanding dengan MGMP lain,” tandas Andi Patiroi, S.Pd.

Dia berharap kegiatan ini juga bisa ditiru oleh MGMP lainnya sehingga membawa kemajuan yang signifikan dunia pendidikan di Kabupaten Maros.

Hal senada juga disampaikan, Ketua MGMP SMP PAI Kabupaten Maros, Muhammad Salman, S.Pd.i. M.Pdi. “Dengan kemajuan informasi dan teknologi, GPAI SMP akan kami ajak untuk menjadi garda terdepan dalam proses pembelajaran yang menggunakan IT tanpa mengesampingkan pendidikan karakter Islami di Kabupaten Maros, kami akan mengadakan pelatihan Penilaian Bebasis CBT dalam Waktu dekat. Selamat berjuang untuk seluruh GPAI SMP Kabupaten Maros.” tegas guru SMPN yang hadir.

Sementara itu, Kasi PAIS Kemenag Maros, Drs.H.Nasaruddin mengharapkan seluruh rangkaian kegiatan workshop tersebut diikuti dari awal sampai akhir oleh peserta. Dia berharap guru PAI SMP bisa menerapkan ilmu yang didapatkan dari workshop ke satuan pendidikan masing-masing.

Selain bisa mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan, Nasaruddin berharap dalam menyusun soal untuk ujian sekolah tidak mempersulit peserta didik. “Buatlah soal yang tidak menyulitkan siswa. Apa yang sudah diajarkan bapak ibu bisa digunakan sebagai bahan menyusun kisi-kisi dan soal ujian sekolah,” harap Nasaruddin.

Dia menambahkan bahwa kisi-kisi dikatakan baik jika memiliki tiga kriteria yaitu mewakili isi kurikulum yg akan diujikan, komponen-komponennya rinci, jelas dan mudah dipahami dan dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah ditetapkan.

Sementara itu pengawas PAI, Laode Ahnad, S.Pd.i. M.Pd.i, ikut mendampingi hingga acara penyusunan kisi-kisi dan penyusunan soal HOTS, berharap pendampingingan yang dilakukan oleh MGMP PAI SMP Kabupaten Maros bisa membantu guru PAI dalam menyiapkan soal US mapel PAI dengan kualitas yang baik. “Kegiatan ini tidak akan berhenti sampai di sini. MGMP PAI akan terus mendampingi guru PAI dalam kegiatan proses pembelajaran di sekolah,” jelasnya. (gunt/ira)