Pinrang, anteronews – Hati-hati dan waspada. Bagi calon penumpang yang ingin bepergian ke daerah menunggu kendaraan umum. Jangan sampai menjadi korban penipuan. Seperti yang dialami lelaki Muhammad Rum Bin Ariyanto (43).

Namun, terduga pelaku tersebut berhasil ditangkap oleh Tim Crime Fighters Unit Resmob Sat. Reskrim Polres Pinrang yang dipimpin Aipda Aris, SH, Rabu, 09/9-2020 sekitar pukul 02.30 WITA di Jl. Permandian, Kel. Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare.

Peristiwa yang dialami korban Ariyanto
di Jl. Jend. Sudirman, Kel. Maccorawalie, Kec. Watangsawitto, Pinrang, 12 Juli 2020 pukul 16.00 WITA, lalu dilaporkan ke Polres Pinrang. Korban yang beralamat di Jl. Pendidikan No. 3 Kel. Ugi Baru, Kec. Mapili, Kab. Polman, Sulawesi Barat mengalami kerugian Rp 6.000.000,- (enam juta rupiah).

Dengan dasar laporan itu, Tim Crime Fighters Unit Resmob Polres Pinrang diback up unit Resmob Polres Parepare melakukan penyelidikan.

Hasilnya, lelaki Andi Sessu (43) alamat Jln. Permandian, Kel. Lumpue, Kec. Bacukiki Barat, Parepare bersama dengan Risal, Murni, dan Sukma berhasil diamankan.

Kronologis Kejadian

Korban sementara menunggu mobil angkutan umum di sekitar kamp. Kariango Kec. Mattiro Bulu, Kab. Pinrang. Saat itulah korban ditawari tumpangan. Seorang lelaki yang tidak diketahui identitasnya singgah dan menawarkan tumpangan kepada korban dengan alasan dirinya kebetulan satu tujuan ke Kabupaten Polman Sulawesi Barat.

Tawaran orang yang tidak diketahui identitasnya tersebut diterima dan korban pun naik ke mobil bersama dengan Ibunya. Pada saat berada di atas mobil, di perjalanan orang tersebut meminta uang sejumlah Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah) dan Ibu korban Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah). Tidak hanya uang. Ibu korban juga menyerahkan cincin emasnya.

Kemudian orang tersebut memberikan korban tas yang kondisi kancingnya dalam keadaan tergembok dan mengatakan kepada korban bahwa di dalam tas tersebut terdapat uang dari hasil penjualan berasnya. Pelaku juga meminta HP milik korban. Setelah itu orang tersebut menyuruh korban turun dari mobilnya di Jalan Jl. Jend Sudirman, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang untuk mencari tumpangan lain, dengan alasan nanti kita ketemu di Kabupaten Polman.

Dengan adanya laporan korban terkait kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan modus mencari penumpang selanjutnya tim melakukan serangkaian penyelidikan.

Diperoleh keterangan dari saksi terkait ciri ciri terduga pelaku berjumlah 4 orang, tim melakukan koordinasi dengan unit Resmob Polres Parepare dan melakukan pencarian serta penangkapan terhadap terduga pelaku Andi Sessu.

Andi Sessumengakui perbuatannya telah melakukan penipuan penggelapan tersebut bersama tiga orang rekannya dengan memiliki masing masing peranan diantaranya :

Andi Sessu sebagai sopir dan sesekali membenarkan perkataan Risal yang duduk di kursi tengah yang memberikan tas kecil yang dalam keadaan tergembok dan mengatakan bahwa di dalam tas tersebut terdapat uang hasil penjualan berasnya.
Murni alias Mini duduk depan samping sopir sesekali membenarkan perkataan Risal dengan tujuan supaya meyakinkan korban dan Sukma duduk di kursi paling belakang.

Andi Sessu mengaku, selain di Kab. Pinrang terduga pelaku juga sudah bebarapa kali keliling dan ingin melancarkan aksinya di berbagai kabupaten diantaranya di Kab. Polman, Soppeng , Toraja dan Kab. Wajo

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke posko Resmob kemudian diserahkan kepada penyidik guna proses penyidikan lebih lanjut, “jelas Aipda Aris, Sat Reskrim Polres Pinrang. (sug/ira)