Ternate, Anteronews – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Melakukan kegiatan Kongres Advokat Indonesia Provinsi Maluku Utara, serta penandatanganan MoU dan Stadium General, di Aulah Kampus, Sabtu (12/9/2020).

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Dr. Samsal Hi. Ahad Menjelaskan, bahwa ini para calon advokat kedepan bisa menegakkan atau berpartisipasi aktif, secara keadilan kerjasama pertama kali, saya sebagai rektor merasa mengapresiasi senang, karena memberi ruang kepada alumni untuk berkarir di bidang advokat, contohnya seperti karir wartawan.

Dia, Dr. Samsal Hi. Ahad,” Berharap potensi potensi yang menjadi lulusan terbaik, kita bisa direkrut mampu menyelesaikan banyak sekali problem yang harus di selesaikan, dari tangan cekatan ilmu hukum mereka, bekerjasama berarti itu berkelanjutan mungkin semester ini atau tahun depan,” jelasnya.

Lanjutannya, kegiatan hari ini dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, dengan kegiatan Kongres advokat Indonesia provinsi Maluku Utara, melakukan MoU kerja sama untuk tindaklanjuti penerimaan ujian para calon-calon advokat, setelah MoU  ini kita masuk ujian DPA dan PKPA itu adalah pendidikan awal calon-calon advokat yg mengikutinya, khusus profesi advokat mengisi pengetahuan pengetahuan tentang para calon – calon advokat yang mengikutinya.

Oleh Karena itu, kita berjasama dengan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, dibuat panitia penerimaan internal kampus, atau eksternal advokat indonesia provinsi Maluku Utara.

“Jadi kami menghimbau kepada putra putri Provinsi Maluku utara yang sudah mendapatkan gelar sarjana hukum,maupun sarjana hukum syariah untuk dapat mendaftarkan diri, sebagai calon advokat menuju advokat yang profesional,”tegasnya.

Ini adalah bagian kesempatan bagi putra putri yang ada di Propinsi maluku utara, baik yang baru alumni, maupun yang sudah pensiun yang memenuhi syarat penerimaan, dengan syarat ijasa yang diperolah, kami berikan kesempatan, advokat tidak mengenal umur, pensiun, sepanjang kita masih bisa pengacara dan panca indra kita masih normal itu bisa bekerja sebagai seorang penegak hukum.

Metode Ujianya karena sudah bekerja sama, dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN)Ternate, melakukan ujian di kampus, tergantung jadwal penerimaan, tidak mengunakan semester.

Tetapi Tergantung kebutuhan, para
Kogres Advokat Indonesia untuk menerima calon – calon advokat, tidak selamanya dilakukan setahun bisa saja dua, tiga atau lima tahun kedepan.

“Oleh karena ini kesempatan awal, dibuat terbuka untuk umum, yang notabe , standar pendidikan hukum, masuk sebagai calon advokat di provinsi Maluku Utara”,tutupnya. (*)

Laporan: Ramjani Sumardi

Editor : Takim