Maros, anteronews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros terus berinovasi. Terkhusus pada sektor pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Jika selama ini, sistem pembayaran pajak atau PBB melalui online, kantor pos, ATM, bank atau pusat perbelanjaan seperti Alfa Mart, maka kali ini Pemkab Maros menggunakan mobil untuk mempermudah pelayanan pembayaran pajak dan PBB. Atau istilah kerennya menjemput bola.

Sistem mobile ini ternyata lebih ampuh. Sebab, Pemkab Maros melalui Dinas Pengelola Keuangan Daerah (Dispenda) telah menyediakan mobil
pelayanan pajak yang setiap hari pasar stand by di pasar-pasar.

” Ternyata penyediaan mobil pajak di pasar-pasar lebih efektif dan efesien. Hasilnya juga memuaskan,” ujar Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah Kab. Maros, A. Samsophyan kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa, 15/9-2020.

Inovasi baru yang dilakukan Dispenda Maros, menurut Andi Fian, sapaan akrab Kadispenda ini, lebih mudah dengan sistem pembayaran sebelumnya. ” Para wajib selain berbelanja juga sekaligus membayar PBBnya,” bebernya.

Menurutnya, dengan tersedianya mobil pajak di pasar-pasar pembayaran PBB lebih mudah dibanding kabupaten lain. Dalam arti, inovasi baru ini membuat pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD), meningkat dari 72 % tahun 2019, meningkat menjadi 93 % tahun 2020.

“PDRD Kabupaten Maros, meningkat dari 72% pada September tahun 2019, menjadi 93 % pada tahun 2020, “ungkap Samsophyan.

Samsophyan mengatakan, peningkatan ini akibat melakukan mobile di setiap hari pasar, menggunakan mobil, sehingga masyarakat khususnya yang tidak mau antri untuk membayar PBB, cukup datang saja di pasar yang ada di Kabupaten Maros, sesuai jadwal hari pasar yang ada.

Andi Pian juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Maros, yang tidak bayar PBB tahun 2013 ke bawah, telah diputihkan. Yang harus dibayar adalah, PBB tahun 2014 hingga sekarang. “Jadi kalau ada pejabat atau pegawai yang menagih PBB di bawah Tahun 2013, itu adalah oknum,” katanya.

Sementara Ketua DPD Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara (APKAN) Maros, Irianto Amama mengapresiasi Pemkab Maros dengan pembayaran pajak via mobile. ” Inovasi yang dilakukan Dispenda Maros perlu diapresiasi karena sangat membantu para wajib pajak,” ujar Irianto.

Anto mengatakan, inovatif yang dilakukan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Maros, Samsophyan adalah yang pertama di Indonesia.Karena pembayaran PBB, yang sebelumnya hanya via online dan via sms banking. Jadi baru Kabupaten Maros yang melaksanakan pembayaran PBB via Mobile, “ungkap Irianto.

Laporan : Ira