Maros – Satu SKPD, 8 Desa, 1 Pendamping Desa di Kecamatan Tompobulu, 1 Desa di Tanralili, 1 Desa di Kecamatan Marusu, 1 Desa di Kecamatan Maros Baru, 1 Desa di Kecamatan Camba Kabupaten Maros, menyabet penghargaan sebagai desa terbaik dalam 9 kategori yang disediakan DPD APKAN RI dalam penilaian tahunan ini.

Desa-desa yang mendapatkan penghargaan itu berasal dari empat kecamatan. Namun ada satu kecamatan yang memunculkan 8 desa peraih penghargaan yakni, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

Penyerahan piagam penghargaan itu, secara simbolis berlangsung di Kantor Kecamatan Tompobulu (23/9/2020), yang diterima langsung Camat Tompobulu Kabupaten Maros, Nasrudin S.Hut, sebagai salah satu Kecamatan terbaik dan tercepat, dalam penyaluran BLT DD se Indonesia, ujar Ketua DPD APKAN Maros, Irianto Amama.

Salah satu Kepala Desa (Kades) yang desanya menjadi terbaik dan tercepat dalam penyaluran BLT DD adalah, Kepala Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Abdul Haris, tak bisa menutupi keceriaannya usai mendapatkan penghargaan dari Ketua DPD APKAN RI Maros.

Dia menegaskan penghargaan ini semakin melecut seluruh elemen desanya agar lebih baik lagi.

“Penghargaan ini menjadi semangat dan apresiasi kepada kami untuk bisa lebih baik lagi,” ujar Haris yang desanya meraih predikat Desa tercepat dan terbaik dalam penyaluran BLT DD.

Abdul Haris menegaskan, penghargaan itu tak boleh membuat desanya berbangga dan lengah. Sebaliknya, harus menjadi pemacu agar desanya bisa mencari inovasi lain untuk program mendatang.

Penghargaan yang diberikan APKAN Maros, adalah ajang penilaian bagi desa yang melakukan inovasi dalam berbagai programnya.

Ketua DPD APKAN Maros, Irianto Amama mengucapkan selamat kepada semua desa yang mendapat penghargaan. Menurutnya, penghargaan ini sangat luar biasa.

Semoga kegiatan ini, semua desa di Kabupaten Maros berusaha menampilkan inovasi terbaik, karena sangat mendukung kemajuan Kabupaten Maros, katanya.

Anto mencontohkan inovasi sistem informasi desa yang menurutnya sangat membantu dalam hal administrasi di tingkat desa. “Dan itu bisa dikembangkan, paling tidak dalam satu, ada inovasi yang bisa di kembangkan untuk dimajukan,” ungkapnya.

Senentara Camat Tompobulu, Kabupaten Maros, Nasrudin S.Hut, berharap agar momentum ini bisa dijadikan sebagai suntikan semangat bagi desa yang berhasil maupun yang gagal menjadi penghargaan. Selain itu, 8 desa di Kecamatan Tompobulu juga diharapkan semakin meningkatkan kualitas dan inovasi lagi ke depannya.

“Bagi desa penghargaan dari DPD APKAN Maros, selamat. Ini membuktikan bahwa inovasinya berkelanjutan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dan bagi desa yang belum mendapat penghargaan, Nasrudin berpesan untuk tidak menyerah. “Karena yang pasti dalam kehidupan ini adalah perubahan. Maka, terus berinovasi adalah jawabannya agar tidak ketinggalan,” pesannya.

Berikut SKPD yang mendapat penghargaan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Maros, Andi Samsophyan, dalam hal pelayanan pajak mobile sesuai jadwal pasar, dari 72 % pada September 2019, menjadi 93 % pada September 2020.

Desa Nisombalia, mendapat penghargaan bidang pelayanan publik terbaik, Desa Allaere mendapat penghargaan bidang pelayan kesehatan masyarakat terbaik, Desa Mattirotasi bidang pelayanan stanting terbaik di Kabupaten Maros.

Sementara Kecamatan Tompobulu, serta 8 desanya yakni, Desa Bontomatinggi, Bontomanai, Bontomanurung, Bontosomba, Pucak, Benteng Gajah, Toddolimae, dan Tompobulu, mendapat penghargaan dari DPD APKAN Maros, sebagai pelayanan dan penyerahan BLT DD tercepat dan terbaik se Indonesia

Laporan : agunt/ira