Maros, anteronews – Pmerintah Desa Tenrigengkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) tahun 2020, di Balai Kantor Desa Tenrigengkae, Kamis (15/10/2020).

Kepala Desa Tenrigengkae, yang juga Ketua DPC APDESI Maros, Wahyu Febri mengatakan, Musrenbang Desa tahun 2020 ini, adalah progres untuk tahun 2021. Sementara untuk program tahun 2020 yang belum selesai karena pandemi Covid 19 akan dilanjutkan tahun depan.

“Untuk program desa tahun ini, kami akan melanjutkan dan merealisasikan di tahun depan,” terang Wahyu.

Sementara untuk program desa ke depan, lanjut Wahyu, tahun 2021 fokus untuk Sub Bidang pemberdayaan masyarakat. Tempat wisata, warung kuliner, pembuatan kompos dan lain sebagainya, yang bisa meningkatkan kualitas masyarakat desanya.

Bukan cuma itu, kata Kepala Desa nyentrik dengan ciri khas kepala plontos ini, “tahun 2021 nanti, dirinya akan menggenjot Desa Tenrigengkae, menjadi “desa modern” dalam arti, semua warga akan diberi pelatihan khusus, agar bisa mempunyai penghasilan, dengan teknik satu dusun, satu prodak.

Hal ini dilakukan Wahyu, mengingat Desa Tenrigengkae, diapit oleh Ibukota Kabupaten Maros dan Ibukota Makassar, sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) di desanya harus ditingkatkan.

Sementara Camat Mandai, Kabupaten Maros, Drs Andi Mappelawa M.Si, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan, Musrenbang Desa bertujuan, untuk menampung usulan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada para pemimpin di masing-masing wilayah.

“Tentunya, hasil dari Musrembang Desa ini, nantinya akan dilanjutkan pada kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan,” tutup Andi Mappelawa.

Musrenbang ini dihadiri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Maros, H.Husair Tompo, Ketua BPD, Kepala Dusun, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Kelompok Tani dan warga masyarakat. (Andi Guntur/ira)