oleh

Optimis, Masyarakat Desa Balo – Balo Yakin Paslon Ibas – Rio Mampu Dongkrak Perekonomian Luwu Timur

Lutim, anteronews – Jelang Pilkada Luwu Timur, dukungan terhadap pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam-Andi Muh Rio Patiwiri Hatta (Ibas-Rio) makin tak terbendung.

Pasalnya, pemilih makin meyakini bahwa kedua pasangan bernomor urut 2 ini mampu meningkatkan perekonomian di Luwu Timur melalui visi misi yang mereka tawarkan.

Hal itu diungkapkan Darwis warga Desa Balo-balo, Kecamatan Wotu, yang diketahui kesehariannya hanya berprofesi sebagai petani rumput laut, Kamis (29/10/2020).

“Kalau pak Ibas-Rio menjalankan program unggulannya ketika terpilih, saya yakin mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Kenapa? Karena mulai pertanian, perkebunan dan perikanan akan disentuh dengan baik,” ujarnya.

Dimana kata Darwis, Ibas-Rio akan menjalankan programnya mulai dari pembagian bibit dan pupuk gratis hingga pembangunan pabrik.

Terkhusus kami warga Balo-balo yang kesehariannya sebagai petani rumput laut tentu sangat mendukung visi misi tersebut, tandasnya.

“Coba bayangkan pak kalau mulai dari pupuk hingga bibit digratiskan, terlebih-lebih pabrik rumput laut di Desa Pasi-pasi kembali dioperasikan, tentu kami sebagai petani rumput laut di Desa Balo-balo pasti menikmati manfaatnya,” ucapnya.

Selian itu, harga rumput laut saat ini hanya mencapai Rp 13 ribu, dan hal ini terbilang menurun jika dibandingkan dengan harga tahun lalu yang senilai Rp 25 ribu.

Oleh karenanya, kami berharap ketika Ibas-Rio terpilih memimpin Luwu Timur mampu menstabilkan harga. Dan itu bisa dia wujudkan, karena beliau akan membentuk satuan tugas yang disebut Satgas harga, terangnya.

“Kami tidak ragu lagi untuk memilih Ibas-Rio, karena hanya calon ini saja yang memikirkan dan memperjuangkan nasib petani, dan semua visi misinya sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.(*)

 

Penulis : Nur Alam

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed