oleh

Mahasiswa Semester Akhir Tertipu Membeli Printer di Triway Com MTC

Makassar, anteronews – Tenrgah pandemi Covid-19 mahasiswa sementer akhir di salah satu kampus ternama Kota Makassar merasa tertipu saat belanja di salah satu toko di Makassar Trade Center (MTC) Karebosi.

Gayub Tiflen merasa tertipu saat belanja printer merek canon di toko Triway com MTC Karebosi. Menurutnya print yang dibeli rusak dan tidak bisa digunakan dengan baik.

“Sebagai konsumen saya merasa di rugikan oleh pihak toko tersebut, yang tidak konsisten dalam melakukan penjualan secara baik. Kemudian saya merasa di kecewakan yang tidak menerima komplen dari konsumen,” katanya, Senin (9/11/2020).

Mahasiswa semester akhir dan juga Jurnalis media rakyat.news berharap hal seperti ini harus di perhatikan dengan baik karna bisa merugikan banyak orang.

“Hal sepele seperti ini harus di perhatikan dengan baik karna bisa merugikan mahasiswa dan masyarakat yang ingin belanja di MTC,” katanya.

General Manager MTC Karebosi Binsar Samusir saat di konfirmasi mengatakan akan mencari toko yang diduga melakukan penipuan. “Saya bantu jejaki pak,” singkatnya

*Kronologi Mahasiswa Semester Akhir Tertipu Beli Printer di MTC*

Saya beli printer Canon tipe MG2500 di salah satu toko di MTC Karebosi Pada tanggal, 21 Oktober 2020 dan sudah di berikan percobaan dan hanya percobaan pada copy dan tidak untuk print, Saya tau bahwa itu barang baru dan tidak ada kekurangan apalagi sudah di berikan uji coba begitu. terang Tiflen

Lanjut ia “Pada saat saya  bawa  pulang ke kost lewat satu hari dari situ saya mau gunakan untuk kebutuhan kegiatan saya sudah mines beberapa hari lagi terlaksana, saya mau mulai bukan print dan menginstal aplikasinya keleptop saya, setelah terinstal saya mulai menyambung ke leptop sayaa,” anjutnya

Tambahnya lagi “Sayai print jadwal kegiatan kami, pada saat saya print kertas pertama yang keluar Hanya tinta warnanya dan hitam tidak ada, saya mencoba yang kedua kalinya sama hasil tidak keluar tinta hitamnya, Kenapa bisa printer baru tidak keluar tintanya..?? pertanyaan sendiri saya waktu itu,” jelasnya.

Pada saat itu saya tidak berani untuk mengontak atau atu mencoba membuka, saya pikir barang baru dan bergaransi jadi saya bungkus kembali ke tempat nya, kemudian saya mengantar kembali ke toko tersebut.

Setibah saya di toko itu, saya ajukan keluhan saya terkait dengan printer nya kepada salah satu pegawai tokonya, dia menerima dan mencoba kembali. Dan hasilnya sama bahkan tidak keluar lagi tinta warnanya.

Pertanyaan itu saya ulang kembali ke pegawai tokoh yang saat itu melayani saya, Kenapa Bisa Begitu..?

dan dia menjawab kami bawakan dulu ke servis center kami dulu itu di lihat.
Saya bertanya lagi, itu barang baru kenapa di bawah kesana ?

Pegawai toko itu menjawab, iya mungkin ada salah satu alat nya yang bermasalah, saya bertanya kira- berapa lama itu. Dia menjawab dua Minggu. Saya awalnya pertimbangkan karna buru-buru sekali untuk menggunakan printer karna kegiatan mines dua hari akan terlaksana.

Saya menerima itu. Dan kembali, tidak sampai dua Minggu saya di hubungi oleh pagawai tersebut pada saat itu saya titip no WA untuk di hubungi nanti.

Saya di kabari dan ke kembali ke sana esok harinya. Dan saya di berikan keterangan bahwa cartrid hitamnya habis. Saya bertanya lagi kenapa bisa habis kalo belum di pake print, jawaban dari mereka ada adalah cepat sekali habis itu tintanya.

Padahal saat mencoba awalnya itu dua kali di coba langsung saya suruh bungkus kebali, tapi kena saat saya print untuk ketiga kalinya kena hanya tinta warna saja yang keluar tinta hitamnya tidak.

Saya ambil print untuk rencana di bawah ke kantor ku. Tapi pada saat itu saya ceritakan kekurangan nya kepada atasan ku saya di suruh bawa kembali dan bicarakan sama penanggung jawab tokonya.

Kemudian saya kembali lagi kesana untuk ke sekian kalinya, dan saya berharap bahwa pihak tokoh bertanggung jawab terhadap printer tersebut. Sampai di sana saya bicara sama penanggung jawab tokoh nya..

Saya bertanya. Bagaimana solusinya nya ini, tidak mau di terima di kantor ku kalo barang baru sudah cacat. Dan pihak tokonya menjawab kami juga tidak bertanggung jawab atas kerusakan tersebut karna kami hanya tau menjual. Kalo masalah kerusakan ke pihak servis center.

Malahan saya di suruh untuk beli kembali cartrid dengan harga 200rb, bahkan ada yang Suruh untuk jual kembali di tempat penjual print yang rusak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed