oleh

KPU Makassar Intensifkan Sosialisasi Virtual Gaet Yang Memilih di Pilkada

MAKASSAR, ANTERONEWS Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar intensifkan sosialisasi secara virtual untuk menggaet pemilih agar menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020.

“Pertemuan-pertemuan virtual saat ini sedang digalakkan oleh Divisi Sosialisasi KPU Makassar. Misalnya banyak dialog lewat virtual seperti zoom meeting dan juga sosial media Instagram,” kata Komisioner KPU Makassar Gunawan Mashar di Makassar, Senin, (16/11/2020).

Ia mengatakan seluruh komisioner KPU Makassar nyaris setiap hari menggelar dialog terbuka terkait pilkada (pemilihan kepala daerah) di masa pandemi COVID-19. Dialog yang digelar sekaligus sosialisasi ke masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19 selama pelaksanaan pemilu.

“Bahkan selain para komisioner, kita juga melibatkan para staf yang sudah banyak mengetahui terkait kepemiluan mulai dari sub bagian data, sub bagian teknis dan lainnya,” kata Gunawan.

Ia menjelaskan bahwa sosialisasi yang dilakukan saat ini lebih banyak secara virtual dengan melibatkan para akademisi, pakar dan pihak terkait untuk turut meyakinkan masyarakat mengenai pemilu aman di masa pandemi.

KPU juga turut dibantu oleh Relawan Demokrasi (Relasi) yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa. Mereka direkrut untuk membantu sosialisasi pelaksanaan pilkada.

Relasi telah hadir pada pelaksanaan pilkada sebelumnya. Mereka berjumlah sekitar 25 orang yang rutin melaksanakan sosialisasi secara virtual.

“Jadi upaya kami tetap sama dengan pelaksanaan pilwalkot sebelumnya, hanya intensif dilakukan lewat virtual. Karena intensitas virtual digalakkan, maka kita tidak harus menambah tim Relasi. Meskipun ada beberapa penambahan seperti membentuk tim kreatif dan media hanya untuk membantu teknisnya saja,” urai Gunawan.

Selain itu, intensitas sosialisasi tatap muka oleh KPU Makassar juga tetap berlangsung dengan protokol kesehatan secara ketat. Intensitas ini seiring dengan pembatasan peserta sosialisasi sehingga edukasi ke masyarakat lebih intens dilaksanakan.

“Kita juga kerahkan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di 15 kecamatan Kota Makassar untuk aktif melakukan sosialisasi yang lebih kepada pertemuan-pertemuan terbatas. Menemui warga hanya sedikit tetapi kuantitas pertemuannya lebih banyak,” ujar dia.(*)

 

Sumber : Antaranews

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed