oleh

KGS-LAI Soroti Kinerja Dinas Kebersihan Kabupaten Maros

MAROS, ANTERONEWS – “ADIPURA” apakah hanya sebagai formalitas, hanya sebatas figura atau show force tugu berpoles emas imitasi??? dalam beberapa hari ini keberadaanmu semakin tidak bermakna.

KGS-LAI (Komando Garuda Sakti-Lembaga Alliansi Indonesia) Maros, menyorot kinerja instansi terkait yang menangani masalah kebersihan dan persampahan di Maros.

Banyaknya sampah yang reunian di beberapa sudut Kota Maros menjadi pemandangan yang tidak sedap dipandang mata.Terjadinya pembiaran penumpukan sampah dalam waktu yang lama, dibiarkan berulat dengan kesempurnaan aroma menyerupai septic tank dan menjadi konsumsi keseharian.

Masih layakkah ADIPURA itu tersandang di Butta Salewangan ini…??? ataukah ada kesengajaan keterusterangan para penanggung jawab pengelolaan kebersihan daerah Maros. Menggambarkan bahwa inilah sistem menejemen kepemerintahan Kabupaten Maros khususnya Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman yang amburadul dalam menangani masalah sampah, utamanya di jantung kota.

Yang ironis tumpukan sampah di depan kantor pemerintahan pun menjadi pemandangan biasa.

Apakah para pejabat di daerah ini sedang sibuk pilkada sehingga sampah di lupakan, bahkan para paslon bupati pun tidak ada yang memasukkan pengelolahan sampah di visi misi kerjanya, ironis betul, sampai masalah yang vital di kota ini terlupakan. (*/Andi. Enal Abidin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed