oleh

Nenek Kati Yang Hilang Ditemukan Selamat di Hutan Pegunungan Barung-Barung Maros

MAROS, ANTERONEWS – Kati (88) wanita lanjut usia, yang hidup sebatangkara, di Dusun Moncong Jai, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan selamat setelah menghilang selama sehari di dalam hutan Pegunungan Barung Barung, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Maros.

Sebelumnya nenek Kati dilaporkan hilang oleh cucunya Lia, Minggu (29/11/2020), sekitar pukul (12:00) WITA, karena tidak kunjung kembali ke rumah setelah mengambil kemiri di dalam hutan hingga pukul (17:00) WITA.

Mendengar ada warganya yang hilang di hutan, Kepala Desa Rompegading, Arfah S.Pd, bersama Babhinkamtibmas, Babinsa, Tim Basarnas Kabupaten Maros dan Dinas BPMD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Maros serta warga, langsung melakukan pencarian hingga pukul (22:00) WITA. Karena cuaca tidak memungkinkan, pencarian pun dihentikan.

Keesokan harinya, Senin (30/11/2020), Tim Gabungan dibantu warga melanjutkan pencarian di Pegunungan Barung Barung. Sekitar pukul 17:30 Wita, pihak keluarga bersama Tim, akhirnya menemukan 1 (satu) buah ember, 1 (satu) bilah parang, dan 1 (satu) pasang sendal swallo, namun Nenek Kati tidak kunjung temukan keberadaannya.

Setelah melanjutkan pencarian, Nenek Kati akhirnya ditemukan oleh Jumadan (salah seorang warga) pada pukul (23:15) WITA, dalam keadaan selamat dan tertidur disela batu, yang berjarak puluhan kilometer dari lokasi hilang.

“Kami bersama pihak keluarga dan Tim Gabungan, langsung menuju lokasi ditemukannya Nenek Kati yang berjarak puluhan kilometer dari kampung. Untuk sampai ke lokasi, jalur yang ditempuh sangat terjal keluar masuk hutan,” kata, Arfah S.Pd.

Ia menjelaskan, saat ini Nenek Kati sudah berada di rumahnya, meskipun kondisinya kurang sehat karena Jumadan menemukannya di tengah hutan dalam kondisi letih.

“Kami belum bisa bertanya bagaimana Nenek Kati bisa sampai ke Hutan di Pegunungan Barung Barung, karena bagi kita yang masih muda dan kuat, medan yang dilalui sangat sulit dan terjal melewati hutan di Pegunungan Barung Barung. Kami akan pantau terus kesehatan Nenek Kati,” tutup Kepala Desa Rompegading. (agun/ira)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed