oleh

Seorang Security Terminal Peti Kemas Makassar Mengaku GajinyaTidak Sesuai UMP

MAKASSAR, ANTERONEWS – Seorang security berinisial IW bekerja di lingkup Terminal Petikemas Makassar(TPM)) di pintu 4 pelabuhan Makassar mengatakan kalau gajinya cuma sekitar dua juta rupiah, selasa (17/11/2020).

“Saya bekerja sudah cukup lumayan lama, namun gaji saya di TPM itu dua juta saja,’ ujarnya.

Dalam sistem pengupahan terdapat kenaikan yang tertuang dalam surat keputusan dewan pengupahan yang disahkan Gubernur Sulsel nomor: 1415/X/Tahun 2020, tanggal 27 Oktober 2020. UMP Sulsel naik 2 persen menjadi Rp.3.103. 800, menjadi Rp. 3.165. 826.

Manaf, selaku Supervisi Pengamanan dan K3 ketika dikonfirmasi kamis, (3/12/2020), terkait gaji security mengatakan “bukan kewenangan kami silahkan ke bagian umum, security yang bekerja cuma di pihak ketiga yang dipegang PT. ISMA dan hanya menerima security melalui PT itu kemudian melakukan kontrak dengan pihak TPM, yang tentukan UMPnya pihak mereka terhadap 57 security yang bekerja di sini,” tuturnya.

Bagian SDM dan bagian Umum Accan menyampaikan, “ada hal yang keliru yang disampaikan security itu, sebab dari pihak TPM sudah sesuai UMP yakni sekitar tiga juta lebih,” ucap Accan.

Ditanya mengenai slip gaji security atau surat bukti gaji, pihak SDM maupun TPM tidak memperlihatkan apa-apa, hanya mengatakan jika harus bersurat dulu.

Menanggapi hal itu, Ketua LSM Perak Sulsel Adiarsa, SH, “mengatakan sourcing atau pihak ketiga adalah penyedia tenaga kerja di sebuah perusahaan. Para pekerja punya hak dan kewajiban yang dimiliki masing-masing pihak, biasa terekam dalam sebuah kontrak kerjasama, untuk itu harus ada transparansi di sini, agar tidak terjadi kecurigaan antara pihak perusahaan dan pihak pekerja atau sourcing di TPM atau PT. ISMA sebagai penyedia jasa kerja,” tutupnya. (Randi Yusuf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed