oleh

BMKG Wilayah IV Makassar Himbau, Waspadai Kondisi Cuaca Buruk

MAKASSAR, ANTERONEWS – Hujan┬ádengan intensitas lebat di Kota Makassar dan sekitarnya memicu genangan air di sejumlah kawasan perumahan dan jalan protokol.

Menurut warga di Perumahan Kodam III, Mustari di Makassar, Jumat, (18/12/2020), sejak semalam hingga hari ini hujan tidak reda sehingga perumahan yang lokasi tanahnya landai itu menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Kondisi tersebut, lanjut dia, menyebabkan air setinggi mata kaki masuk ke Perumahan Kodam dan rumah penduduk di sekitarnya.

Hal yang sama juga terjadi di perumahan BTN Hamzy dan BTN Antara yang tanahnya landai, sehingga pada saat hujan selalu menimbulkan banjir.

Salah seorang warga BTN Hamzy, Nur Fadilah mengatakan, pada puncak musim hujan biasanya genangan air di dalam rumahnya setinggi lutut orang dewasa. Karena itu, pada awal musim hujan, semua perabotan sudah dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi dan aman.

“Barang-barang elektronik sudah kami amankan ke tempat yang lebih tinggi di dalam rumah, karena khawatir air sudah tinggi pada saat kami terlelap tidur,” katanya.

Prakiraaan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami di Makassar, Jumat, mengatakan hujan kategori lebat mengguyur kota berjulukan “Anging Mammiri” ini sejak semalam dan hingga sore nanti.

Berdasarkan data BMKG Wilayah IV Makassar, selain hujan lebat disertai dengan hembusan angin┬ádari utara ke barat dengan kecepatan 11 km – 18 km per jam. Sementara kelembaban suhu udara mulai 80 – 94 persen dengan ketinggian gelombang bervariasi antara 0,2 – 0,6 meter.

Berkaitan dengan hal tersebut, Nur Asia mengimbau masyarakat mewaspadai kondisi cuaca buruk untuk melakukan perjalanan ataupun melaut bagi nelayan.

Sumber : Antara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed