oleh

FRONTAL Malut Gelar Aksi Damai Menolak Pembuangan Limbah Tailing Diperairan Pulau Obi, Ini Tegasnya !

 

Ternate, Anteronews – Front Anti Tailing dan Limbang (FRONTAL) Maluku Utara menggelar, Aksi damai di depan Kantor PT. Harita Group Cabang Ternate, dan Kediaman Kantor Gubernur Maluku utara, menolak pembuangan limbah tailing di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Rabu (24/02/2021).

Dalam aksi ini ada beberapa organisasi yang terlibat di antaranya SAMURAI Maluku Utara, GEMPAR Maluku Utara dan LMND-DN Kota Ternate.

Koordinator aksi Rasid Badar, mengatakan
PT. Trimega Bangun Presada (TBP) / Harita Group pada tahun 2019 lalu berencana membangun proyek pembuangan limbah tailing di laut kepulauan Obi dengan mengupayakan mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

” Kami mendesak kepada pemerintah provinsi maluku utara untuk mencabut izin di kawasan perairan atas pembuangan limbah PT. Trimega Bangun Presada (TBP) / Harita Group, Meminta kepada gurbernur maluku utara untuk tidak mengizinkan satupun perusahaan yang membuang limbah (beracun) di laut, Cabut Izin PT. Amazing Tabara, Segera Cabut izin limbah tailing di Obi, Jika tuntutan kami tidak di akomodir maka kami akan kembali dengan gelombang massa yang besar”, katanya.

Lanjut ia, jika Pemerintah Provinsi Maluku Utara menerbitkan izin pembuangan limbah tailing, maka akan mengancam ekosistem laut dan akan berdampak secara ekonomi terhadap masyarakat pesisir.

“Kami memastikan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara (PEMPROV MALUT) agar proyek pembuang limbah tailing tersebut dapat di tolak”, ucapnya.

Gubernur Maluku Utara K.H. Abdul Ghani Kasubah, Lc mengatakan bahwa jika terbukti
Tambang yang merusak alam akan dicabut izinya oleh Pemerintah.

“Tambang yang merusak alam akan dicabut izinya oleh Pemerintah”, tegasnya.

Menurut penjelasan dari dinas lingkungan, Provinsi Maluku Utara bahwa untuk izin pembuangan limbah tailing di Maluku Utara itu belum ada.(*)

Penulis : Fuji/Alis

Editor : Takim

News Feed