oleh

Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi – HAM ( GEMPAK – HAM) Menanggapi Kasus yang Meneyeret Gubernur Sulsel ke KPK

MAKASSAR – Kehebohan atas kejadian ditangkapnya Gubernur Sul-sel oleh KPK menuai banyak reaksi dan tanggapan.

Salah satunya Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi – Hak Azasi Manusia  (GEMPAK- HAM) juga tak lepas menanggapi peristiwa tersebut.

EMIL SALIM. SE, selaku Ketua Organisasi ini mengatakan, melihat kondisi Sul-sel sekarang ini, dalam hal menyikapi persolan tindak pidana kasus suap yang di lakukan oleh gubernur Sulawesi Selatan, sangat menyayangkan adanya kasus tersebut, menurutnya hal ini sangat merugikan negara beserta rakyat.

“Saya EMIL SALIM. SE, selaku ketua GEMPAK-HAM, sangat menyayangkan kejadian ini, dan olehnya itu dalam kesempatan ini, saya ingin mengatakan bahwa, tindak pidana kasus korupsi adalah tindak pidana yang bersifat extra ordinary crime, dan saya berharap kejadian ini tidak akan terulang dan menjadi pelajaran buat seluruh jajaran instansi pemerintahan, saya juga mendukung KPK dan siap bersinergi untuk memberantas korupsi di Indonesia, sebagaimana ketua KPK Bapak Firli Bahuri mengatakan bahwa, rakyat adalah mata KPK, maka dari itu segala bentuk tindak pidana korupsi harus di lawan secara bersama-sama,” tegas Emil.

Tak hanya itu, Emil menambahkan “dan yang terakhir saya ingin mengatakan bahwa kami Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi –  HAM, siap mendukung penuh dan memberantas segala bentuk tindak pidana kasus korupsi, demi menjaga hak-hak rakyat yang kemudian ingin di rampas oleh oknum- oknum yang menyalahgunakan amanah yang telah di titipkan oleh rakyat,” tandasnya.

GEMPAK – HAM menurut Emil akan melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait dengan tindak korupsi, dan legalitas organisasinya akan rampung dalam waktu dekat.(*)

 

News Feed