oleh

Tentang Dana Hibah, BP-HIPPMAMORO Mendesak Kepada Pihak Pemda dan Kampus Segera di Selesaikan

 

Morotai, Anteronews – Tentang Dana hibah Badan Pengurus Himpunan Pemuda pelajar Mahasiswa Morotai, (BP-HIPPMAMORO) mendesak yang di kucurkan Pemerintah daerah ke sektor pendidikan menjadi masalah serius yang harus di kawal dan di dorong, di kampus Universitas Pasifik (Unipas), Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Kamis, (04/03/2021).

Rektor Universitas Pasifik (Unipas) Morotai Irfan Abdurahman, mengatakan mahasiswa yang menyampikan aspirasi ini, ke pihak kampus dan DPRD kemarin dengan respon oleh rektor dengan bahasa mahasiswa orang kampong-kampong. Masalah rasis yang di sampaikan oleh rektor jangan terlalu di kejar dan di persoalkan.

” Saudara/i harus melihat dampaknya jika masalah rasisme seharusnya yang di prioritaskan masalah pendidikan yang menjadi hak mahasiswa dan harus di kejar,” katanya.

Tambahan ia, Kehadiran isu rasis memperkerut suasan secara tiba-tiba, isu pendidikan menyelap begitu saja, yang di kejar adalah stegmen rektor maka berpotensi di politisir oleh kelompok elit tak di kenal.

Saudara/i mahasiswà yang mendorong masalah ini jangan terjebak dengan isu rasisme, harus menfokuskan gerakan pada objeknya agar terkesan gerakan ini serius membreisur problem pendidikan di morotai.

Ketua BP. Hippmamoro Muid Musapao ” berharap saudara/i fokus pada isu sentral dan masalah internal kampus ini bisa diselesaikan tanpa harus membesar-besarkan yang pada akhirnya Mahasiswa Universitas Pasifik  dan Kampus secara kelembagaan dirugikan,” tegasnya.

DPRD Pulau Morotai sudah seharusnya memangil kepada dua belah pihak agar meminta kejelasan tentang dana hibah tersebut, apakah dana hibah itu belum di cairkan oleh pihak pemda ataukah pihak kampus yang menyalah gunakan angaran tersebut.

Menurut Muid, DPRD punya fungsi kontrol yang harus di gunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut, DPR segera memanggil kepada pihak Kampus, Pemerintah Daerah dan Mahasiswa agar meminta transparansi dana hibah tersebut, nanti di ketahui dalam rapat mediasi di DPRD Pulau Morotai bersama dengan pemda, Univeristas dan Mahasiswa.

” Dan teruntuk saudara/i Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPK) dan mahasiswa Universitas Pasifik (Unipas) Morotai pada umumnya berharap fokus pada tuntutan hak-hak mahasiswa yang di perjuangkan. Kami dari Hippmamoro juga mendukung penuh perjuangan saudara/i mahasiswa Universitas Pasifik  atas masalah pendidikan di Pulau Morotai. tetapi yang kami takutkan jika konsentrasi perjuangan terbagi-bagi karna masalah rasisme,” tuturnya.

Masalah pendidikan adalah masalah bersama dan Hippmamoro menuntut agar hak mahasiswa atas pendidikan di akomodir oleh pihak kampus dan pemda tanpa terkecuali. (*)

Penulis : Fuji

Editor : Thakim

News Feed