oleh

Pasca Aksi Teror di Mabes Polri, Kapolres Maros: Pentingnya Bersinergi Semua Pihak Untuk Mencegah Paham Radikal dan Terorisme

MAROS – Pasca serangan teroris di Mabes Polri beberapa waktu lalu, Kepolisian Resor Maros bersama Kodim 1422 Maros menggelar kegiatan Apel Siaga pencegahan paham radikal dan terorisme di lapangan Apel Maros, Jumat (2/4/2021).

Apel bersama tersebut dipimpin Dandim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman dan diikuti peserta apel dari Unsur TNI, Polri,Satpol PP Pemkab Maros serta dihadiri oleh Sekda Pemkab Maros Andi Devid Syamsuddin, DPRD Kab. Maros serta Tokoh Agama Kab. Maros.

Dalam amanat Kapolres Maros yang dibacakan Dandim menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan serta sinergi semua pihak dalam mencegah paham radikal dan terorisme ini berkembang ditengah Masyarakat.

“Paham Radikalisme berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan teknologii, bahayanya sikap ekstrim ini biasanya diimplementasikan dengan tindakan-tindakan teror dan anarkisme,” katanya.

“Dibutuhkan kerjasama dan peningkatan sinergi dari semua pihak dalam mencegah penyebaran paham radikalisme berkembang ditengah Masyarakat”ujaranya.

“Perlu diketahui bahwa bahaya paham radikal dan terorisme ini bukan hanya pada sebatas serangan fisik saja, namun yang paling berbahaya adalah propaganda yang dikampanyekan secara massif oleh pihak-pihak pendukung paham radikal ini,” katanya.

“Tugas kita bersama-sama memerangi paham radikal dan terorisme ini ditengah masyarakat, melibatkan seluruh pihak hingga ke tingkat RT RW dalam mengawasi dan mencegah paham ini berkembang,” tegas Dandim.

Selain itu Kapolres Maros AKBP Musa mengajak seluruh elemen masyarakat turut serta dalam mencegah Paham Radikal dan terorisme ini berkembang ditengah Masyarkat.

“Seluruh pihak utamanya para orang tua untuk mengawasi aktifitas anak-anaknya, ,kelompok ini menyasar para pemuda yang semangat dalam menuntut ilmu namun karena tidak terarah dengan baik makanya terjerumus ke dalam paham berbahaya ini,” katanya.

“Paham radikal ini harus kita berantas, paham radikal ini tidak mewakili satu agama apapun,” tambahnya.

Kegiatan apel siaga dilanjutkan dengan patroli gabungan diseputaran Kota Maros dengan menyasar objek-objek vital seperti gereja dan objek vital lainnya.

Laporan : Syafar

News Feed