“Jangan Hanya Mengecam” KPPM: Pemerintah Harus Berani Boikot Produk Israel

  • Bagikan

MAKASSAR – Kerja sama antara Indonesia dan Israel sudah terjadi sejak lama, dimana pada Tahun 2007, total perdagangan Indonesia-Israel mencapai USD 124.100 dan meningkat menjadi USD 116,4 juta pada tahun 2008. Tahun 2009, total perdagangan dua negara mencapai USD 91.613 juta dan kembali meningkat menjadi USD 117,5 juta pada tahun 2010.

Selanjutnya, Data tahun 2011 menunjukkan bahwa total perdagangan Indonesia-Israel mencapai USD 69,6 juta. Dan hingga pertengahan 2012 sudah mencapai USD 79 juta. Kemudian di tahun 2015 hanya tercatat sebesar USD 77 juta.

Produk-produk dari Israel yang beredar di indonesia adalah kurma, jeruk shantang, mainan dan produk logam dan bahan kimin

Menyikapi hubungan Indonesia dengan Israel dalam hal impor dan sebagainya yang kemudian telah terjadi sejak beberapa tahun lalu maka Kepala bidang Pengkajian dan Pengembangan Kader Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM), Nur Wahid menyatakan sikap dengan ungkapan “dilihat dari perkembangan impor barang dari Israel oleh lndonesia juga kesepakatan dalam Konferensi Tingkat Tinggi negara-negara tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di¬†Jakarta¬†menghasilkan dua dokumen kesepakatan yaitu Resolusi dan Deklarasi Jakarta, maka saya kemudian menyepakati bahwa kemerdekaan negara dan menolak eksploitasi antar satu negara dengan negara lain itu penting dilakukan. Nah, kesepakatan OKI ini dalam hal mendukung kemerdekaan Palestina dan pemboikotan produk Israel itu penting dilakukan begitu pun Indonesia”

“Kita ketahui bersama bahwa baru-baru ini telah terjadi penyerangan Israel ke Palestina yang tentunya telah berakibat pada pembunuhan manusia yang tidak bersalah, kita sebagai manusia juga warga Indonesia tentu menolak hal ini sehingga salah satu hal yang kami dukung baik secara personaliti maupun kelembagaan KPPM mendesak Pemerintah Indonesia untuk kemudian melakukan pemboikotan Impor barang dari Israel sebagai pernyataan sikap yang tegas dan implementasi kesepakatan OKI di Jakarta”, lanjutnya

Untuk lebih konkritnya maka patutu dilaksanakan pemboikotan terkhusus pada barang dari Israel tidak hanya mengancam dengan ucapan. Tutupnya.

Indonesia harus berani mengambil langkah yang tegas sehingga benar-benar mendukung kesepakatan OKI juga menolak dan tidak menyepakati hal-hal yang dilakukan oleh Israel ke Palestina

  • Bagikan