Front Peduli Duka Masyarakat Patani Gelar Aksi, Ini Tuntutannya

  • Bagikan

HALTENG – Front Peduli Duka Masyarakat Patani (FPDMP) di depan kantor Polsek Patani Kabupaten Halmahera Tengah, sektor Patani Senin, (24/5/2021).

Koordinator FPDMP Agrian Ateng mengatakan, masalah yang menjadi problem utama masyarakat Patani Timur, tentang kasus pembunuhan kemarin tanggal 20 Maret 2021 yang terjadi di Hutan Kali Gowonle, yang sudah menelan tiga korban, satu korban masyarakat Desa Masure, dua korban dari warga Tepeleo dan warga Makean yang sudah dua kali mempertanyakan dalam aksi berjilid namun sampai sekarang belum terungkap

Ia menambahkan siapa pelaku dan dalang dari kejadian tersebut, karena perihal data forensik dari hasil fisum kemarin serta olah TKP yang sudah dilakukan TNI / Polri di tempat kejadian

“Maka kami yang tergabung dari Front Peduli Duka Patani, hadir untuk mempertanyakan kembali dalam aksi jilid 3 ini, tentang hasil visum dan hasil olah TKP yang suda di gantongi TNI /Polri” ucapnya

Tuntutan masalah ini tidak berakhir sampai disini, sebab kemarin juga ada pernyataan kritis dari Bupati kabupaten Halmahera Tengah Dr, Edi Langkara MH. yang menyampaikan bahwa akan diadakan penyisiran besar- besaran di tempat kejadian

  1. Secepatnya mengungkapkan kasus tersebut
  2. Mempertayakan proses persidangan atau penyelidikan yang suda dilakukan
  3. Penyedotan besar-besaran akan dilakukan atau tidak
  4. Perluh adili oknum TNI secara hukum yang terlibat dalam peristiwa tersebut
  5. Pindahkan pos jaga TNI di desa Tepeleo ke perbatasan Halteng-Haltim
  6. Meminta data forensik dari visum korban
  7. Masyarakat Patani Timur meminta janji Bupati tentang penyisiran besar besaran

” Dan secepatnya mengupayakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOMPINDA) untuk mengungkapkan kasus pembunuhan ini,” tutupnya.

Penulis : Alis

  • Bagikan