MKKS SMA Bukukumba Gelar Pertemuan, Ini Harapan Kacabdisdik Wilayah V Kepada Seluruh Kepsek

  • Bagikan

BULUKUMBA – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Bulukumba, Kamis (8/7), kembali melaksanakan pertemuan rutin yang digelar di SMAN 6 (Herlang) Bulukumba, Jalan Pendidikan, Kel Tanutung, Kec Herlang, Kab Bulukumba.

Pertemuan MKKS SMA Bulukumba kali ini merupakan pertemuan pertama di tahun pelajaran 2021/2022 yang dihadiri seluruh Kepala UPT SMA negeri dan swasta se-Kabupaten Bulukumba, dengan agenda evaluasi penerimaan peserta didik baru (PPDB), persiapan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), psikotes bagi peserta didik baru, dan strategi pembelajaran tahun pelajaran 2021/2022.

Kegiatan rutin MKKS SMA Bulukumba ini juga menghadirkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM dan Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) Bulukumba yang diwakili Pengawas Pembina SMAN 6 Bulukumba, Hj Rosmaya Umar, S.Pd, M.Pd, dan jalannya kegiatan MKKS dipandu Sekretaris MKKS SMA Bulukumba Drs. Rusli Umar, M.Pd yang dalam keseharian menjabat Kepala UPT SMAN 1 Bulukumba.

Kacabdisdik Wilayah V pada pertemuan MKKS SMA Bulukumba ini, kembali mengingatkan kepada seluruh kepala UPT SMA negeri dan swasta, perlunya kebersamaan dan kekompakan dalam mengelola satuan pendidikan dan mensukseskan program-program di bidang pendidikan.

Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan menjadi kata kunci untuk mengatasi dan mengantisipasi munculnya permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan di satuan pendidikan.

Demikian juga dalam upaya mensukseskan seluruh program dan kegiatan oleh satuan pendidikan diperlukan kebersamaan dan kekompakan satu sama lain. “Kalau kita tidak kompak dan tidak ada kebersamaan, jangan terlalu bermimpi indah untuk dapat menghasilkan kualitas pendidikan yang baik,” tegasnya.

Pada pertemuan itu, Haris juga menyampaikan bahwa terkait pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) rencananya akan dirangkaikan dengan gerakan penanaman pohon serentak, donor darah, penyemprotan disinfektan di sekolah, namun kesemuanya itu terancam tidak dapat dilaksanakan karena Bulukumba ini masuk Zona Merah untuk penyebaran Covid-19 sekarang ini.

“Kemungkinan besar untuk pelaksanaan MPLS di Bulukumba hanya dilaksanakan secara daring oleh masing-masing satuan pendidikan atau bergabung secara daring atau virtual dengan Disdik Sulsel bersama dengan SMA, SMK, dan SLB di 24 Kabupaten/Kota se Sulsel,” jelas Pria Berdarah Bugis Sinjai – Bone ini.

Sementara Ketua MKKS SMA Bulukumba, Drs Syamsurijal, M.Si, pada pertemuan itu menyampaikan bahwa memasuki tahun pelajaran 2021/2022 ini dan masih suasana pandemi Covid-19, bahkan Bulukumba ini masuk zona merah diperlukan strategi-strategi pembelajaran yang menarik minat anak-anak kita untuk ikut belajar secara daring.

Kepala UPT SMAN 10 Bulukumba ini pada kesempatan itu juga mengatakan, terkait pelaksanaan psikotes bagi peserta didik baru untuk Wilayah Cabdisdik V akan dilaksanakan paling lambat minggu depan oleh lembaga berkulifaid dari UNM Makassar.

“Lembaga Psikotes dari UNM ini yang ditunjuk untuk melaksanakan tes psikologis bagi peserta didik baru ini telah melalui seleksi yang ketat dan diatur sedmikian rupa supaya tidak overlup,” ungkapnya dan menambahkan untuk model pelaksanaan kemungkinan besar secara daring karena kondisi penyebaran Covid-19 semakin melonjak dan Bulukumba sekarang ini zona merah.

Laporan : Karca

  • Bagikan